Thursday, February 26, 2015

Cara Memperbaiki File Flashdisk Yang Hilang Terkena Virus Dengan Command Prompt

Ketika file didalam flashdisk hilang atau tidak bisa terbuka alias format file di dalam flashdisk tersebut berubah menjadi file.dat dll. Maka jangan panik, karena bisa saja file yang hilang tersebut bukan benar-benar hilang melainkan di "hidden" oleh virus. Jika demikian maka anda baca cara mengembalikan file yang di hidden oleh virus di blog ini. Tetapi jika file tersebut hilang, rusak dan berubah tipe format filenya maka saya akan memberitahukan cara memperbaiki file flashdisk yang hilang terkena virus dengan command prompt.

Langkah pertama

Buka Command prompt pada desktop komputer dengan cara klik start > Run > Ketikan "CMD" (tanpa tanda kutip) maka akan keluar jendela command prompt. seperti gambar dibawah ini.


Langakah Kedua

Buka drive falshdisk anda di command prompt menggunakan perintah yang diikuti dengan tanda titik dua ( : )
Misalnya drive flashdisk anda berada di K, Maka ketik K: dan tekan enter.

Langkah Ketiga

Setelah Drive flashdisk anda terbuka maka ketikan kembali "dir" ( tanpa tanda kutip ). Maka akan terbuka seluruh isi file yang terdapat di dalam drive flashdisk anda. lihat gambar dibawah. Dan jika tidak terbuka atau tampil notice " The device is not ready" maka kembail ketikan dir/a






Langkah keempat

Setelah file di drive flashdisk sudah terbuka kemudian kembali ketikan “attrib –s –h –r /s /d” ( menggunakan spasi tetapi tanpa tanda kutip). atau ketik attrib -s -h /s /d *.*
kemudian tekan ENTER. dan jika perintah tersebut benar maka file flashdsik yang rusak atau hilang terkena virus tersebut akan kembali. Silahkan cek kembali drive flashdisk anda dan lihat filenya sudah kembali.


Keterangan :

attrib = string untuk memulai merubah atribut pada Command Prompt

-s = menghilangkan atribut System File

-h = menghilangkan atribut Hidden File

-r = menghilangkan atribut Read Only File

/s = sub directory

/d = directory

dir = melihat isi dari sebuah directory

dir /a = melihat isi dari sebuah directory beserta atribut file nya (juga berfungsi untuk menampilkan file hidden).


Selamat mencoba.. :)

Baca selengkapnya

Wednesday, February 25, 2015

5 Game Petualangan Paling Seru dan Sering di Download di Android

5 Game Petualangan Paling Seru dan Sering di Download di Android



1. Thomas Was Alone

Game platform besutan developer game Bossa Studios ini sempat dirilis untuk PC, namun kini permainan yang menghadirkan karakter kotak berwarna ini hadir kembali untuk perangkat Android.

Gameplay-nya tergolong sederhana, Anda hanya mengontrol kotak berwarna dan membolak-balikkannya untuk menemukan jalan keluar di sepanjang perjalanan. Tentunya Thomas Was Alone sarat dengan konten puzzle yang akan memutar otak Anda untuk mencari jalan keluar untuk si kotak tersebut.

Kontrol game ini sangat mudah, Anda juga akan memiliki kesempatan untuk mengontrol lebih dari satu kotak agar kotak-kotak tersebut dapat berjalan secara bersamaan mencari jalan keluar.

Ketika menjalani kotak-kotak ini, Anda juga akan mendengar narasi cerita yang lucu dari sang narator agar tidak merasa bosan dan tetap fokus mencari jalan keluar dari puzzle yang diberikan. Thomas Was Alone bisa dibeli di Google Play Store dengan harga sekitar Rp 60 ribuan.



2. Traps n' Gemstones

Game platform besutan developer Donut Games ini merupakan game platform yang menghadirkan tampilan visual retro 2D. Namun demikian, Traps n' Gemstones pasti akan mengingatkan Anda akan game klasik seperti Metroid dan Castlevania.

Gameplay-nya cukup sederhana, Anda harus memilih jalan dengan menangkap koin dan gem (batu permata) di ekspedisi menjelajahi piramida yang begitu besar.

Lokasi piramida ini terdiri dari beberapa ruangan yang terhubung satu sama lain, yang tentunya dilengkapi dengan beberapa puzzle yang harus diselesaikan. Game ini bisa dibeli di Google Play Store dengan harga sekitar Rp 55 ribuan.




3. Waking Mars

Waking Mars mempunyai konten gameplay yang agak berbeda dari game platform lainnya. Mengusung konsep petualangan planet Mars, Anda tidak perlu meloncat kesana kemari untuk menjelajahi berbagai macam tempat layaknya game platform pada umumnya.

Anda bisa mengontrol karakter dengan terbang mengenakan kostum astronot dan menyebarkan bibit untuk bisa melawan para musuh yang menghadang.

Waking Mars memiliki tampilan visual yang cukup memukau untuk ukuran game Android. Kontrol yang dimiliki juga mudah dan tentunya akan membuat Anda ketagihan memainkannya. Waking Mars bisa dibeli di Google Play Store dengan harga sekitar Rp 30 ribuan.



4. Shadow Blade
Berbeda dengan game Waking Mars dan Traps n' Gemstones dimana Anda masih mempunyai waktu untuk melawan musuh dan mengoleksi beberapa point, Shadow Blade merupakan game platform yang mengharuskan Anda beraksi dengan cepat menghabisi musuh di sepanjang perjalanan.

Anda akan mengontrol seorang Ninja yang harus berjalan dan meloncati dinding, melawan musuh secara diam-diam bak aksi serangan Ninja dan melancarkan beberapa serangan sadis dengan senjata yang Anda miliki.

Tentunya game besutan developer Dead Mage Studios ini menghadirkan tampilan visual yang tak kalah memukaunya dengan konten gameplay yang dimiliki. Shadow Blade bisa dibeli di Google Play Store sekitar Rp 20 ribuan.



5. Castle of Illusion

Game yang digarap oleh Disney Interactive Studios ini sempat dirilis untuk platform Sega dengan tampilan 16-bit yang cukup menarik. Dengan menghadirkan kembali ke perangkat Android, Castle of Illusion dirombak habis-habisan dengan menampilkan konten gameplay yang baru.

Meskipun tampil berbeda dengan game pendahulunya, Castle of Illusion versi Android tetap mengambil storyline yang sama dengan versi 16-bit. Tak perlu khawatir, Anda akan tidak merasa sulit mengontrol Mickey Mouse karena fitur kontrol yang dihadirkan sangat gampang untuk dipergunakan.

Castle of Illusion tersedia di Google Play Store dengan harga Rp. 120 ribuan.
Baca selengkapnya

Cara Install Android Lollipop di Ponsel Android One



Cara Install Android Lollipop di Ponsel Android One
Setelah India, Bangladesh, Nepal, dan Sri Lanka, program smartphone harga terjangkau dari Google atau yang biasa disebut dengan Android One sudah menyambangi Indonesia. Google merangkul tiga mitra lokal, yaitu Evercoss, Nexian, dan Mito.

Ketiga ponsel itu pun sudah dilengkapi denan sistem operasi mobile Google terbaru, Android 5.1 atau Android Lollipop, yang dikatakan sebagai versi Android paling cepat dan responsif hingga saat ini.

Namun, apabila ponsel Anda belum menggunakan sistem operasi tersebut. Inilah cara untuk meng-install Android Lollipop stock ROM pada ponsel Android One seperti yang dilansir dari laman IBTimesUK.

1. Unduh Android 5.1 Lollipop OTA berbentuk file zip ke komputer Anda

2. Sambungkan dan pasang USB mass Storage ponsel Anda ke komputer dengan menggunakan kabel  USB

3. Salin atau copy Android 5.1 stock ROM berbentuk file zip tersebut ke folder di dalam SD Card ponsel Anda

4. Matikan ponsel dan lepaskan USB dari komputer

5. Boot ponsel ke menu Philz Advanced Touch Recovery atau Recovery Mode dengan menggunakan tombol yang didesain pada ponsel

6. Pada Recovery Mode, lakukan Wipe Cache Partition dan tunggu sampai proses selesai

7. Lakukan Wipe Dalvik Cache juga. Untuk melakukan hal ini, pilih menu `Advance`, kemudian klik Wipe Dalvik Cache. Hal ini akan membantu mencegah masalah bootloop atau kesalahan terkait booting ROM selama instalasi firmware.

8. Kembali ke menu utama dan kembalikan fungsi hanya untuk restore sistem atau boot.

9. Setelah proses restore selesai, reboot kembali ponsel dan Android Lollipop telah ter­instal.

Selamat menikmati Android Lollipop di smartphone Android One Anda!
Baca selengkapnya

Ribuan Perangkat Android jadi Target Serangan Hacker di Tahun ini



Ribuan Perangkat Android jadi Target Serangan Hacker di Tahin Ini
 
Berita hacker- Para ahli Kaspersky Lab Global Research and Analysis Team menemukan Desert Falcons, sebuah kelompok spionase cyber yang menargetkan beberapa organisasi dan individu penting.

Metode utama yang digunakan Falcons untuk memasukkan payload berbahaya adalah spear phishing melalui e-mail, posting jejaring sosial, dan pesan chat.

Metode ini mengambil keuntungan atas karakter khusus di unicode untuk membalik urutan karakter dalam nama file, menyembunyikan ekstensi file berbahaya di tengah nama file dan menempatkan ekstensi file palsu berbahaya yang tampak dekat akhir nama file.

Dengan menggunakan teknik ini, file berbahaya (.exe, .scr) akan terlihat seperti dokumen tidak berbahaya atau file pdf dan bahkan pengguna yang berhati-hati sekalipun dengan pengetahuan teknis yang baik dapat tertipu untuk menjalankan file ini. Sebagai contoh, sebuah file yang berakhir dengan .fdp.scr akan muncul sebagai .rcs.pdf.

Melalui keterangan resminya, ahli Kaspersky Lab juga menemukan jejak aktivitas dari malware yang tampaknya menjadi sebuah backdoor Android yang mampu mencuri log panggilan telepon dan SMS.

Menggunakan alat ini Desert Falcons meluncurkan dan setidaknya mengoperasikan tiga serangan berbahaya yang berbeda dan menargetkan korban yang berbeda di berbagai negara.

Peneliti Kaspersky Lab memperkirakan bahwa setidaknya ada 30 orang, yang terbagi dalam tiga tim, yang tersebar di berbagai negara untuk mengoperasikan serangan malware Desert Falcons.

"Orang-orang di balik pelaku ancaman ini sangat tekun, aktif dan memiliki wawasan teknis, politik dan budaya yang baik. Hanya menggunakan email phishing, rekayasa sosial dan alat-alat buatan sendiri dan backdoors, Desert Falcons mampu menginfeksi ratusan korban sensitif dan penting di kawasan Timur Tengah melalui sistem komputer atau perangkat mobile, dan exfiltrate data sensitif," kata Dmitry Bestuzhev, ahli keamanan di Kaspersky Lab Global Research and Analysis Team.

Pihak Kaspersky menduga operasi ini dilakukan untuk mengembangkan lebih banyak Trojan dan menggunakan teknik yang lebih canggih. Dengan dana yang cukup, mereka mungkin bisa memperoleh atau mengembangkan eksploitasi yang akan meningkatkan efisiensi serangan mereka.

Produk Kaspersky Lab berhasil mendeteksi dan memblokir malware yang digunakan oleh pelaku ancaman Desert Falcons.
Baca selengkapnya

Wednesday, February 18, 2015

3 Trik Licik Yang Dilakukan Hacker Untuk Mencuri Uang



3 Trik Licik Yang Dilakukan Hacker Untuk Mencuri Uang

Anda mungkin berpikir bahwa belanja online menggunakan Visa selalu aman. Tapi tahukah Anda bahwa transaksi yang Anda lakukan itu memberikan peluang bagi para penjahat cyber untuk beraksi?

Kejahatan melalui transaksi online sepanjang tahun 2014 terbilang tinggi. Menurut laporan dari British Retail Consortium, penipuan cyber meningkat sebesar 12 persen selama tahun 2014.

James Lyne, kepala penelitian global perusahaan keamanan Sophos mengatakan bahwa hal itu terjadi karena ada kepuasan dan kurangnya kesadaran masyarakat tentang keamanan cyber di sektor ritel.

Untuk membuka pola pikir pengguna internet, Lyne menunjukkan tiga cara yang hacker lakukan untuk mencuri uang dari pembeli, dengan menggunakan beberapa peralatan canggih berharga mahal yang mereka beli di Amazon.


1.  Kloning kartu kredit

Metode pertama adalah kloning kartu kredit dengan cara mencuri informasi dari strip magnetik di bagian belakang. Meskipun sebagian besar kartu modern menggunakan chip dan PIN, di beberapa negara transaksi masih dilakukan dengan menggunakan strip magnetik.

Lyne menunjukkan bagaimana cara menggesekkan kartu kredit melalui pembaca kartu strip yang ia beli di Amazon. Dengan alat itu ia mampu menyalin rincian dan mengopinya ke kartu kredit lain, yang kemudian bisa ia digunakan untuk membeli barang.

2. Metode chip dan PIN
Chip dan PIN kartu kredit atau ATM lebih sulit untuk dikloning ketimbang strip magnetik. Namun keduanya tetap saja memiliki risiko. Penjahat cyber umumnya melakukan serangan dua arah.

Lebih tepatnya adalah dengan cara memasukkan card reader ke ATM dan memasang kamera kecil di atas tombol angka, sehingga mereka dapat merekam nomor PIN yang sedang ditekan.

3. Serang titik penjualan
Dilansir Telegraph, Rabu (18/2/2015), pada skala penipuan cyber yang lebih besar, hacker biasanya langsung menyerang point of sales (POS) atau titik penjualan di pusat perbelanjaan.

Salah satu kasus yang paling terkenal adalah serangan terhadap rantai ritel di Amerika Serikat, di mana malware yang telah terinstal pada terminal POS, memungkinkan penjahat untuk menyedot rincian kartu kredit atau ATM.

Lyne menunjukkan bagaimana ia bisa menciptakan sebuah `back door` ke dalam komputer yang menjalankan sistem POS menggunakan serangan phishing dan kemudian mencuri salinan memori komputer dengan menggunakan sebuah perangkat lunak sederhana.
Baca selengkapnya

Tuesday, February 17, 2015

Lirik Lagu dan Kunci Gitar Sheila On7 - Lapang Dada



Lirik Lagu dan Kunci Gitar Sheila On7 - Lapang Dada

[intro] G D Am C 2x

G                 D
apa yang salah dengan lagu ini
Am             C
kenapa kembali ku mengingatmu
G             D
seperti aku bisa merasakan
Am                  C
getaran jantung dan langkah kakimu
Bm           C         D
kemana ini akan membawaku

[chorus]
          G            D
kau harus bisa bisa berlapang dada
          Am           C
kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
       G               D
karena semua semua tak lagi sama
          Am             C
walau kau tahu dia pun merasakannya

[int] G D Am C

G                 D
di jalan yang setapak kecil ini
Am               C      
seperti ku mendengar kau bernyanyi
G        D
kau tahu kau tahu
Am                  C
rasaku juga rasamu huuu

[chorus]
          G            D
kau harus bisa bisa berlapang dada
          Am           C
kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
       G               D
karena semua semua tak lagi sama
          Am             C
walau kau tahu dia pun merasakannya

Bm          En
kemana ini akan membawaku
C       D         
aku takkan pernah tahu

[solo] G D Am C 2x E

[chorus:overtone]
          A            E
kau harus bisa bisa berlapang dada
          Bm           D
kau harus bisa bisa ambil hikmahnya
       A               E
karena semua semua tak lagi sama
          Bm             D
walau kau tahu dia pun merasakannya

       A           E
nanana naaa na naa nanana naa
       Bm          D
nanana naaa na naa nanana naa
       A           E
nanana naaa na naa nanana naa
       Bm          D
nanana naaa na naa nanana naa

     Bm      E       A
mengirim cahaya untukmu
Baca selengkapnya

Cetak Sejarah, Hacker Mencuri US$ 1 Milyar dari 100 Bank



Cetak Sejarah, Hacker Mencuri US$ 1 Milyar dari 100 Bank

Hacker kembali berbuat ulah, kali ini yang jadi sasaran dari serangan adalah bank dan lembaga keuangan di dunia. Tak tanggung-tanggung, jaringan peretas yang berulah itu disebutkan berhasil menjaring uang sampai sekitar US$ 1 miliar dari bank di seluruh dunia.

Para pelaku tindakan peretasan ini cukup serius dalam mengumpulkan uang hasil kejahatannya. Kejadian yang melibatkan dana dalam jumlah besar itu ternyata mencatatkan sejarah baru dalam dunia perbankan, hal seperti ini diketahui belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam keterangan resminya, Kaspersky Lab memastikan aktor dibalik serangan cyber tersebut berasal dari kelompok bernama Carbanak. Mereka diperkirakan membutuhkan waktu dua tahun untuk mengumpulkan uang dari lembaga keuangan di seluruh dunia.

Sergey Golovanov selaku Principal Security Researcher di Kaspersky Lab Global Research and Analysis Team mengungkapkan, Carbanak memakai teknik yang berasal dari gudang penyimpanan serangan yang ditargetkan.

"Tindak kejahatan ini menandai awal dari tahap baru dalam evolusi aktivitas kejahatan dunia maya, di mana pengguna yang jahat mencuri uang langsung dari bank dan menghindari untuk menargetkan pengguna akhir," ujarnya.

Golovanov menyampaikan, Carbanak melakukan peretasannya sejak tahun 2013. Selama peretasan, mereka terus berusaha menyerang hingga 100 bank, sistem e-payment, dan lembaga keuangan lainnya dari sekitar 30 negara.

Data yang diungkap Kaspersky Lab menyebutkan, target Carbanak berupa organisasi keuangan di Rusia, Amerika Serikat, Jerman, China, Ukraina, Kanada, Hong Kong, Taiwan, Rumania, Perancis, Spanyol, Norwegia, India, Inggris, Polandia, Pakistan, Nepal, Maroko , Islandia, Irlandia, Republik Ceko, Swiss, Brazil, Bulgaria, dan Australia.

Perusahaan keamanan internet asal Rusia ini masih enggan untuk menyebutkan angka pasti dari hasil kejahatan Carbanak. Namun, perusahaan itu mengungkapkan jumlah peretasan terbesar yang berhasil dicuri sampai 10 juta dolar setiap serangannya.

"Rata-rata, setiap perampokan bank memerlukan waktu antara dua hingga empat bulan, dari menginfeksi komputer pertama di jaringan perusahaan bank hingga membawa lari uang yang dicuri," tambah Golovanov.

Carbanak diperkirakan dapat masuk ke komputer karyawan bank melalui spear phising dan menginfeksi korban dengan malware Carbanak. Kemudian mereka masuk ke jaringan internal dan melacak komputer administrator agar dapat melakukan pengamatan melalui video.

"Hal ini memungkinkan mereka untuk melihat dan merekam segala sesuatu yang terjadi pada layar komputer staf yang melayani sistem transfer tunai. Dengan cara ini para penjahat harus tahu setiap detail pekerjaan pegawai bank dan mampu meniru aktivitas staf untuk mentransfer uang dan mencairkan uang," pungkas Golovanov.
Baca selengkapnya
loading...